Sistem Kode Keluarga Bani Sholeh

Untuk menjaga kerapian dan merekam sejarah silsilah keluarga besar Bani Sholeh yang terus berkembang, sistem ini menggunakan arsitektur penomoran anggota yang sangat sistematis. Kode ini dibangun menggunakan kombinasi berselang-seling antara Huruf Abjad Kapital dan Angka Digit.

Aturan Dasar Penomoran:

  • Huruf Abjad Kapital (A, B, C, dst) : Selalu mewakili posisi/urutan Anak.
  • Angka (1, 2, 3, 4, dst) : Selalu mewakili posisi/urutan Pasangan (Istri / Suami).

Mengapa Berselang-seling?

Karena setiap keturunan (anak) pasti lahir dari sebuah pernikahan (pasangan), maka struktur kode silsilah akan selalu bergantian: Anak → Pasangan → Anak → Pasangan. Dengan sistem ini, kasus poligami (istri pertama, istri kedua, dst) dapat ditampung secara otomatis dan rapi tanpa merusak urutan silsilah keturunan.

Contoh Bedah Kode

Mari kita bedah kode E1B1A milik H. Abu Hasan, S.Sy:

E Merupakan anak ke-5 dari garis keturunan awal (K.H. Sholeh).
1 Merupakan pasangan / istri ke-1 dari anak ke-5 tersebut.
B Lahirlah anak ke-2 (Dra. Hj. Romlah Djumali).
1 Merupakan pasangan / suami ke-1 dari Dra. Hj. Romlah Djumali (H. Djumali).
A Lahirlah anak ke-1, yaitu H. Abu Hasan.

* Jika H. Abu Hasan memiliki pasangan pertama, kodenya akan mendapat tambahan angka 1 menjadi E1B1A1. Lalu anak pertamanya akan mendapat tambahan huruf A menjadi E1B1A1A.